pulau arwah 300x210 Pulau Arwah dari Italia


Negara Italia terkenal dengan bangunan tua yang masih awet hingga sekarang sejak jaman romawi kuno. Kini bangunan-bangunan tersebut  menjadi daya tarik bagi para turis. Negara ini juga dikenal dengan makanan jenis pasta yang sangat mendunia. Keindahan Italia menarik para seniman untuk berkunjung kesana karena keindahan arsitektur bangunan kuno di sana memiliki nilai seni luar biasa. Tetapi, negara ini ternyata memiliki cerita mengerikan di masa lampau, tepatnya di pulau kecil bernama Poveglia. Pulau ini terletak antara Venezia dan Lido di Lagoon Venezia. Tempat ini disebut sebagai pulau arwah oleh penduduk Italia akibat cerita seram pulau tersebut.
Tahun 1576 Italia terkena wabah pes atau yang disebut dengan ‘black plague‘. Karena mematikan dan belum ada obatnya, ribuan mayat mulai menumpuk dan membuat kualitas lingkungan memburuk. Orang-orang mulai panik, sehingga mereka membuang semua mayat ke Pulau Poveglia dan membakarnya. Ketika itu bayi, anak-anak, atau orang dewasa yang memiliki tanda-tanda pes akan diasingkan ke pulau Poveglia untuk mati dalam penderitaan. Diperkirakan lebih dari 160.000 orang tewas mengenaskan di poveglia. Pada tahun 1922, sebuah rumah sakit jiwa dibangun di pulau itu. Mitos mengatakan bahwa operator rumah sakit adalah seorang dokter gila yang jahat, yang menggunakan pasien-pasiennya untuk bereksperimen. Konon, dokter tersebut melakukan eksperimen seperti lobotomy, menggunakan alat seperti palu dan bor tangan manual.
Hingga saat ini, poveglia masih menjadi tempat yang sangat menyeramkan. Tempat ini juga sempat masuk dalam acara tv ‘Scariest Place on Earth’. Hingga kini nelayan tidak ada yang berani mendekati pulau tersebut karena kadang ada penampakan mayat dan lonceng yang sering berbunyi padahal tidak ada lonceng di sana.

Poveglia adalah sebuah pulau kecil yang mengapung di "Lagoons Venice". Dikelilingi oleh pemandangan yang indah, pulau ini juga menyimpan misteri. Ombak yang membasahi tepi pantai yang gelap terkadang membawa sisa tulang belulang manusia. Pulau ini dijadikan tempat pengungsian dan pembuangan mayat yang terserang penyakit lepra.

Pada saat meluapnya korban dari wabah lepra, menyebabkan Venice menjadi kota kematian dimana para mayat tercecer dimana-mana dan membusuk di jalan. Pada awalnya mereka menggali lubang besar untuk memendam mayat2 tersebut atau membakar secara massal. Namun hal ini membuat masyarakat resah. Pemerintah mencari cara menanggulanginya, dan akhirnya mereka memutuskan membuang semua mayat dan korban wabah tersebut yang masih hidup ke pulau poveglia tersebut.

Pada tahun 421 Poveglia didesain sebagai tempat orang melarikan diri dari Penyerangan Barbarian.
Pada tahun 864 keluarga dari 200 pengikut dari Doge Pietro Tradonico diungsikan ke sana setelah Doge Pietro dibunuh di Konspirasi Bangsawan. Saat itu, para pengikutnya membuat pulau itu berkembang dan hampir menjadikannya sebagai wilayah yang independen. Akan tetapi, hancur saat perang Chioggia(1378).

Tahun 1777, Poveglia dijadikan tempat penyimpanan barang pelabuhan, tempat mengkarantina untuk kapal asing.

Sekarang ini Poveglia dijadikan sebagai tempat beternak dan tidak dibuka untuk turis.


Post a Comment

 
Top